RakyatMardeka.com l- BIREUEN — Komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam mempercepat pemulihan pasca-bencana kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, turun langsung ke lapangan melakukan peninjauan (on-the-spot) terhadap progres pembangunan empat proyek infrastruktur vital yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Rabu (29/04/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam memastikan percepatan pembangunan, khususnya pasca-banjir besar yang melanda wilayah Bireuen pada November 2025 lalu, yang sempat melumpuhkan sejumlah fasilitas publik dan akses masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi oleh Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, Sekretaris Daerah Ismunandar, ST., MT., Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas PUPR, serta jajaran Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Bireuen. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mengawal pembangunan daerah.
Adapun empat titik strategis yang menjadi fokus peninjauan meliputi:
- Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang
- Jembatan Duplikasi Teupin Mane di Kecamatan Juli
- Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Gampong Beunyoet, Kecamatan Juli
- Tanggul Darurat Bendung Irigasi Pante Lhong di Kecamatan Juli
Di setiap lokasi, Bupati Mukhlis menekankan pentingnya kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta manfaat langsung bagi masyarakat. Ia juga meminta seluruh pihak terkait untuk tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga terdampak.
“Ini bukan sekadar proyek pembangunan, tapi bagian dari pemulihan kehidupan masyarakat. Kita ingin memastikan akses transportasi kembali normal, pendidikan berjalan lancar, dan sektor pertanian tidak lagi terganggu,” tegas Mukhlis di sela-sela peninjauan.
Pembangunan dua jembatan duplikasi dinilai sangat krusial dalam memperlancar konektivitas antar wilayah, sementara Sekolah Rakyat menjadi simbol kebangkitan sektor pendidikan pasca-bencana. Di sisi lain, tanggul darurat Bendung Irigasi Pante Lhong diharapkan mampu melindungi ribuan hektare lahan pertanian dari ancaman banjir susulan.
Kehadiran langsung Bupati di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepemimpinan yang responsif dan peduli terhadap kondisi riil di lapangan.
Dengan pengawasan ketat dan sinergi semua pihak, Pemerintah Kabupaten Bireuen optimis pembangunan infrastruktur ini akan selesai tepat waktu dan menjadi fondasi kuat bagi kebangkitan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.
