Wakil Bupati Bireuen Tegaskan Komitmen Perbaikan Data dan Percepatan Penanganan Stunting

 

 

 

RakyatMardeka.com l BIREUEN – Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, MT, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki sistem penginputan data serta mempercepat penanganan stunting di Kabupaten Bireuen. Hal tersebut disampaikannya usai memimpin rapat evaluasi bersama jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMGPKB), Jumat (20/02/2026).

 

Dalam wawancara dengan awak media, Razuardi menyampaikan bahwa persoalan keterlambatan penginputan data harus segera dibenahi agar tidak berdampak pada kualitas perencanaan program.

 

“Data adalah dasar dari setiap kebijakan. Kalau datanya tidak akurat atau terlambat, maka intervensi yang kita lakukan juga berisiko tidak tepat sasaran. Karena itu, kita minta ada perbaikan sistem dan pengawasan,” ujar Razuardi.

 

Ia menambahkan, rapat yang digelar bukan hanya untuk mengevaluasi kekurangan, tetapi juga merumuskan langkah konkret agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

“Kita sudah sepakat menyusun indikator-indikator berbasis analisis. Jadi setiap langkah punya ukuran yang jelas dan bisa dievaluasi secara berkala,” katanya.

 

Terkait Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Razuardi menilai perlu adanya pembahasan lebih spesifik dengan mempertimbangkan potensi dan karakteristik masing-masing wilayah.

 

“Setiap kecamatan memiliki kondisi yang berbeda. Walaupun secara umum standar gizi tercukupi, pendekatan tetap harus disesuaikan agar program lebih efektif,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penanganan stunting bukan pekerjaan jangka pendek. Menurutnya, upaya ini membutuhkan konsistensi dan komitmen lintas generasi.

 

“Perbaikan stunting ini tidak bisa selesai dalam satu atau dua tahun. Paling tidak, butuh upaya berkelanjutan hingga tiga generasi agar hasilnya benar-benar terasa,” tegasnya.

 

Di akhir wawancara, Wakil Bupati berharap seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah hingga pemerintah gampong, dapat memperkuat koordinasi dan bekerja secara terintegrasi.

 

“Ini tanggung jawab bersama. Dengan sinergi dan komitmen yang kuat, insya Allah angka stunting di Bireuen bisa terus kita tekan,” pungkasnya.

 

Rapat evaluasi ini diharapkan menjadi momentum penguatan tata kelola data dan percepatan program penurunan stunting demi menciptakan generasi Bireuen yang lebih sehat dan berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *