Rakyat Mardeka.com, Maros – Wakil Ketua LSM APAK-RI Dpc Maros, kembali Menyorot Pembangunan Rehab Ruang Kelas 8.9.10 SMAN 3 Maros.
Alimuddin mengungkapkan, seharusnya Pembangunan Rehab Ruang Kelas 8.9.10 SMAN 3 Maros rampung di akhir tahun 2025.
“Namun faktanya sisa menghitung hari masuk tahun 2026 Pembangunan Rehab Ruang Kelas 8.9.10 SMAN 3 Maros belum juga rampung ada apa,” Ungkapnya.
Pembangunan Rehab Ruang Kelas 8.9.10 SMAN 3 Maros telan anggaran, sebesar 397.477.000,-Melalui Sumber Dana Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan. Dan dikerjakan Oleh CV.KUDA LAUT JAYA.
Alimuddin juga menyoroti soal proses belajar,ia menilai bahwa proyek yang tidak selesai tepat waktu itu akan mempengaruhi proses kegiatan belajar,
“Pemanfaatan gedung tersebut untuk proses belajar terlambat dan pasti terhambat, kasihan siswa disana,” Tuturnya.
Tak hanya itu kata Alimuddin,ada yang lebih parah lagi, pihak rekan diduga menyalahi aturan UU KIP,
“Papan proyeknya juga di duga tidak sesuai Amanat UU NO 14 thn 2008,karena tidak tertera batas waktu masa pekerjaan,
Dan Perpres No 70 tahun 2012,Permen PU No 29/2006,No 12/2014,” Jelasnya.
Alimuddin Hasyim juga secara tegas meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH), agar kiranya segera turun melakukan proses penyelidikan terkait proyek tersebut,
“Dengan adanya Temuan ini Mohon kiranya APH adakan Penyelidikan terhadap permasalahan ini, karna dapat merugikan Pelajar, dan Pelaksana yang terlibat dalam proses pembangunan gedung dapat diberi sanksi ,”tegasnya.
Sementara Kepala Tukang Pekerjaan Proyek Pembangunan Rehab Ruang Kelas 8.9.10 SMAN 3 Maros, di konfirmasi media di tempat kerjanya, terkait pekerjaan yang belum rampung dirinya mengakui, bahwa ini terkendala persoalan bahan material,
“Bahannya pak kurang lancar, jadi kami selalu pekerja juga tersendak, ini kami sudah dia hari lagi menunggu tapi tak kunjung datang juga, karena saya telepon itu pemborongnya tapi belum di angkat juga mungkin masih tidur, tapi dia janji ini hari bahannya masuk,”ujarnya.
Pengawas pekerjaan proyek tersebut juga di konfirmasi media melalui pesan whatsapnya ia mengatakan,
“Baik Pak,, Kendala utamanya Pak Hujan Terus Pak 🙏
In Syaa Allah klo masuk Atap hari ini Bisa selesai Besok Atap dan Plafond,,,
Klo Item Pekerjaan Utamanya Cuma Atap, Plafond dan Pintu,,
Pengecatan dinding Ruangan Tidak masuk dalam Item Pekerjaan Pak 🙏,” Tulisnya.
Untuk papan anggaran proyek, yang tidak tercantum dan tertera masa waktu pengerjaannya, pengawas akui papan informasi anggaran tersebut bukan pihak nya yang buat,
“Kalau Yang ini Bukan Kami Yang Buat Pak,,tapi dari Dinas Pak 🙏, ” Tulisnya.
Bersambung.
