Rakyatmerdeka.com, Babelan, Bekasi ~ Lurah Kebalen, Andika Journalisanda, menghadiri launching Sentra Pemberdayaan dan Penyediaan Gizi (SPPG) Yayasan Aksikita Untuk Bumi yang berlokasi di Jalan Raya Babelan No. 1B, RT 01/01, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Selasa (9/12/2025).
Dalam sambutannya, Lurah Andika menegaskan pentingnya menjaga kualitas makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengingatkan agar seluruh dapur penyedia makanan memperhatikan kebersihan, kualitas bahan, serta proses pengolahan yang standar.
“Harap dijaga kualitas makanannya, mudah-mudahan kejadian keracunan tidak terjadi di wilayah Kelurahan Kebalen,” ujarnya.

Lurah Andika menjelaskan bahwa launching ini merupakan pembukaan program MBG pertama di wilayah RW 01. Distribusi makanan kepada KPM segera dimulai. Pemerintah Kelurahan Kebalen juga turut melakukan monitoring terhadap persiapan teknis agar pendistribusian berjalan lancar dan aman.
“Insyaa Allah besok distribusi sudah mulai berjalan. Kami hadir untuk memonitor persiapan teknis agar prosesnya sesuai konsep. Sekolah-sekolah sudah diakomodir pihak MBG, baik yang di Kebalen maupun Bahagia, dengan jarak yang tidak terlalu jauh agar kualitas makanan tetap terjaga,” paparnya.
Ia menambahkan, pengawasan kualitas juga dilakukan melalui mekanisme pelaporan dari penerima manfaat. Jika ditemukan makanan kurang layak, pihak kelurahan bersama Bimaspol dan Babinsa akan segera berkoordinasi dengan SPPG untuk melakukan perbaikan.

“Ada tujuh titik lokasi dengan total kuota distribusi 1.700 an porsi per hari, meliputi sekolah dan posyandu. Harapannya, MBG dapat terus menjaga kualitas makanan, menertibkan lingkungan, serta memperkuat sinergi dengan kelurahan, kecamatan, dan para stakeholder,” tambahnya.
Wakil Yayasan Aksikita Untuk Bumi, Ogi Satriadi, menyampaikan bahwa pihaknya mulai besok akan memulai distribusi kepada para penerima manfaat. Hingga kini, 1.761 siswa telah tercatat sebagai penerima dari total kapasitas 3.000.
“Saat ini kita baru mendapatkan 1.761 penerima manfaat dari maksimal 3.000. Mudah-mudahan penerima bisa dimaksimalkan,” jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh dapur SPPG beroperasi di bawah pengawasan ahli gizi untuk meminimalkan potensi kelalaian.

“Alhamdulillah dapur kita diawasi oleh ahli gizi sehingga kecil kemungkinan terjadi kesalahan dalam penyajian makanan,” katanya.
Sementara itu, Ketua RW 01 Kebalen, Anwar, menyatakan dukungan penuh atas hadirnya program MBG di wilayahnya.
“Kami menyambut baik launching MBG ini. Semoga program ini memberi manfaat bagi anak-anak dan warga. RW 01 siap mendukung kelancaran distribusi dan menjaga lingkungan tetap tertib,” ujar Anwar.
Launching SPPG ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan gizi dan kesehatan anak-anak di Kebalen dan wilayah sekitar melalui penyediaan makanan bergizi yang aman dan terjamin kualitasnya. (AyuM)
