Rakyat Mardeka.com,Maros – Keberadaan Pekerjaan saluran irigasi di Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, kini menimbulkan tanda tanya besar.
Apakah pekerjaan irigasi tersebut, milik pribadi atau menggunakan anggaran pemerintah?
Alimuddin Hasyim,Wakil Ketua LSM APAK RI DPC Kabupaten Maros Kepada media menuturkan, bahwa keberadaan pekerjaan irigasi di Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung tersebut, “Proyek Siluman”.
“Pekerjaan Itu termasuk Proyek Siluman, kalau anggaran yang di gunakan dari pemerintah,”ucapnya.
Setiap Anggaran Pemerintah yang di kelola harus di lakukan secara transparan, agar publik dan masyarakat mengetahuinya,
“Sudah jelas aturannya, setiap anggaran yang di kelola, harus secara transparan, bukan soal kecil atau besar, tapi kita berbicara transparan,” Ungkapnya.
Alimuddin Hasyim juga menyoroti, soal irigasi tersebut tidak di plester, sama seperti irigasi lainnya,
” Ini juga aneh, kenapa tidak di plester, harusnya di plesteran agar air tidak merembes,”tukasnya.
Tak hanya itu, dirinya juga menyoal soal pemasangan batu dalam pondasi irigasi tersebut,
“Cara pemasangan batunya saja, kami melihat tepat, sehingga terindikasi ada permainan dalam volume pekerjaan, memasang batu pondasi itu ada aturannya, tidak bisa asal pasang,” Ucapnya.
Sementara kepala Desa Mattoanging, Amiruddin di konfirmasi Media, terkait pekerjaan irigasi tersebut, ia mengakui, bahwa itu bersumber dari Desa,
“Dari Desa anggarannya itu, belum selesai, tapi nanti mau di plester, cuman masih banyak airnya, anggarannya 60 juta,adaji papan prasasti anggarannya tapi belum di pasang karena belum selesai,” Ungkapnya.
