Kontraktor PT Adi Karya Bungkam, BPJN Aceh Ikut Diam — Jembatan Baru Roboh, Transparansi Dipertanyakan

RAKYATMARDEKA.COM I ACEH – Skandal robohnya jembatan yang belum lama diresmikan kini memasuki babak yang lebih serius. Bukan hanya konstruksinya yang ambruk, tetapi juga komunikasi dan transparansi para pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

 

Sorotan tajam kini mengarah kepada kontraktor pelaksana, PT Adi Karya. Media ini telah melakukan konfirmasi langsung kepada Zoel Sena selaku perwakilan/pimpinan perusahaan melalui pesan WhatsApp pribadi pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 13.56 WIB. Namun hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, tidak ada balasan, klarifikasi, maupun pernyataan resmi yang diberikan.

 

Sebelumnya, PJ Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Yusrizal Kurniawan, juga belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang telah dilayangkan media terkait insiden tersebut.

Sikap diam dari kontraktor dan penyelenggara proyek ini memantik tanda tanya publik. Proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran negara seharusnya diawasi secara ketat dan dilaksanakan dengan standar teknis tinggi. Namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan hal berbeda: jembatan yang baru diresmikan telah roboh, sementara pihak-pihak terkait terkesan memilih bungkam.

Publik kini mempertanyakan:

Bagaimana proses perencanaan dan pengawasan teknis dilakukan?

Apakah ada kelalaian dalam pelaksanaan pekerjaan?

Siapa yang akan bertanggung jawab atas potensi kerugian negara dan risiko keselamatan masyarakat?

 

Sejumlah kalangan mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk evaluasi terhadap pelaksanaan kontrak, mutu pekerjaan, serta pengawasan lapangan.

 

Transparansi dinilai menjadi kunci untuk meredam spekulasi dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap proyek infrastruktur pemerintah.

 

Hingga saat ini, klarifikasi resmi dari PT Adi Karya maupun BPJN Aceh masih dinantikan. Publik menunggu jawaban, bukan sekadar diam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *