HEBOH! SPPG MBG di Bireuen Dinonaktifkan, 

Rakyat mardeka.com/ BIREUEN – Keputusan penonaktifan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bireuen memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

 

Dalam data yang beredar, beberapa SPPG dinyatakan tidak aktif, di antaranya SPPG Peusangan Selatan Tanjong Beuridi, SPPG Peusangan Cot Bada Barat, dan SPPG Jeunieb Lhok Kulam.

 

Namun yang membuat publik semakin geram, SPPG di Kecamatan Simpang Mamplam justru tidak masuk dalam daftar penonaktifan, padahal sebelumnya wilayah tersebut sempat dihebohkan dengan kasus ratusan balita diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.

 

Peristiwa yang sempat membuat masyarakat panik itu hingga kini masih menjadi sorotan. Warga mempertanyakan mengapa lokasi yang diduga menimbulkan korban justru tetap berjalan dan tidak ikut dinonaktifkan.

 

“Ini yang membuat masyarakat bingung. Yang tidak ada masalah malah ditutup, sementara yang pernah terjadi kasus besar tidak masuk daftar,” ungkap salah satu warga kepada media ini.

 

Masyarakat mendesak pihak terkait untuk memberikan penjelasan terbuka dan transparan, sekaligus memastikan adanya evaluasi menyeluruh terhadap program MBG di Bireuen agar kejadian yang merugikan masyarakat tidak terulang kembali.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola maupun instansi terkait mengenai alasan tidak dimasukkannya SPPG Simpang Mamplam dalam daftar penonaktifan.( Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *