Desakan untuk Ruslan M Daud: Jangan Lempar Batu Sembunyi Tangan

Rakyatmardeka.com l Bireuen/ Di tengah polemik robohnya jembatan yang belum genap sehari difungsikan, publik kini menunggu sikap terbuka dari anggota DPR RI, Ruslan M Daud. Namanya ikut disebut-sebut dalam dugaan rekomendasi terhadap kontraktor pelaksana proyek.
Masyarakat menilai, jika benar ada keterlibatan dalam proses pengusulan, peresmian, maupun rekomendasi kontraktor, maka sudah selayaknya Ruslan M Daud tidak mengambil jarak saat persoalan mencuat ke permukaan.
Publik tidak ingin melihat pola “lempar batu sembunyi tangan”. Jika saat peresmian berdiri di garda terdepan, maka ketika proyek bermasalah pun harus berani tampil memberi penjelasan.
Ini bukan semata soal politik, tetapi soal tanggung jawab moral terhadap rakyat. Infrastruktur yang roboh dalam hitungan jam menyangkut keselamatan masyarakat dan penggunaan anggaran negara.
Momentum bulan penuh rahmat seharusnya menjadi ruang introspeksi bagi semua pihak. Keterbukaan, keberanian menjelaskan kepada publik, serta komitmen memperbaiki tata kelola proyek adalah langkah yang jauh lebih terhormat daripada memilih diam.
Masyarakat hanya meminta satu hal: transparansi dan tanggung jawab. Jika tidak ada yang disembunyikan, maka tidak ada alasan untuk menghindar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *