Luapan Kali Bekasi Dipicu Kenaikan Debit Hulu, Pemantauan Intensif Dilakukan di Tambun Utara

Rakyatmardeka.com, Tambun Utara, Bekasi — Luapan Kali Bekasi yang menyebabkan genangan di sejumlah wilayah Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (5/5/2026), dipicu oleh peningkatan debit air dari wilayah hulu.

Informasi yang diterima Pemerintah Kecamatan Tambun Utara dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) per Senin (4/5/2026) menyebutkan, kondisi tinggi muka air (TMA) di sejumlah titik telah berstatus siaga. Di hulu Sungai Cileungsi tercatat berada pada level Siaga 4, sementara hulu Sungai Cikeas berada di level Siaga 2.

Sementara itu, di titik pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas (P2C) yang mengarah ke aliran Kali Bekasi, status air telah mencapai Siaga 1 atau melebihi batas normal. Kondisi tersebut menjadi salah satu pemicu terjadinya luapan air di Kali Bekasi hingga berdampak ke wilayah hilir, termasuk Tambun Utara.

Akibatnya, genangan terjadi di bantaran kali yang melintasi Desa Karang Satria, Satria Jaya, Satria Mekar, dan Sriamur. Selain itu, ruas jalan utama di Desa Satria Jaya dan Satria Mekar juga turut terdampak banjir.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, jajaran pemerintah bersama unsur TNI-Polri turun langsung melakukan monitoring di lapangan. Kegiatan ini melibatkan Satpol PP Kecamatan Tambun Utara, Koramil 01 Tambun, serta Polsek Tambun Utara.

Kasi Trantib Kecamatan Tambun Utara, Abdul Rachmat, S.ST, hadir langsung memantau kondisi wilayah terdampak. Kehadirannya menegaskan keseriusan Pemerintah Kecamatan Tambun Utara  dalam mengantisipasi dampak banjir akibat luapan Kali Bekasi.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat serta mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Tambun Utara mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di bantaran Kali Bekasi, untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air. (AyuM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *