Rakyatmerdeka.com, Babelan, BEKASI — Kepala Desa Babelan Kota, Saidih Dapit, menghadiri kegiatan pertemuan lintas sektor yang digelar Puskesmas Babelan 1, Kamis (1/5). Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali itu menjadi wadah koordinasi berbagai pihak dalam membahas persoalan kesehatan masyarakat, pelayanan Posyandu, hingga peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Babelan 1.
Diketahui, Puskesmas Babelan 1 menaungi tiga wilayah, yakni Desa Kebalen, Desa Babelan Kota, dan Desa Kedung Pengawas. Dalam forum tersebut, berbagai persoalan kesehatan serta evaluasi pelayanan dibahas bersama guna memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan unsur terkait lainnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Puskesmas Babelan 1 Ibu Sumiah, Camat Babelan Chaerudin Muntahan atau yang mewakili, Kepala Desa Babelan Kota Saidih Dapit, Kepala Desa Kedung Pengawas Nasarudin atau yang mewakili, Lurah Kebalen Andika Journalisanda atau yang mewakili, dan Kapolsek Babelan atau yang mewakili, serta Danramil 04/Babelan atau yang mewakili.
Kepala Desa Saidih Dapit, menyampaikan dalam keterangannya bahwa pertemuan lintas sektor menjadi langkah penting dalam menyatukan perhatian seluruh elemen terhadap kesehatan masyarakat.
“Persoalan kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, kami dari pemerintah desa siap mendukung program-program Puskesmas, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat seperti Posyandu, pelayanan ibu dan anak, hingga edukasi kesehatan lingkungan,” ujar Saidih Dapit.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarwilayah agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.
“Harapannya kegiatan seperti ini terus berjalan secara konsisten supaya segala persoalan di lapangan bisa cepat diketahui dan dicarikan solusi bersama. Kalau semua unsur kompak, pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik,” tambahnya.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif, dengan semangat memperkuat kolaborasi demi terciptanya masyarakat yang sehat dan sejahtera.(AyuM)
