Dana Desa Tahap I 2026 di Bireuen Cair Rp68,48 Miliar, 609 Gampong Diminta Segera Salurkan BLT Jelang Lebaran

Rakyatmardeka.com l- BIREUEN, 9 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Bireuen resmi menyalurkan Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai mencapai Rp68.480.123.200 untuk 609 desa (gampong) di seluruh wilayah Kabupaten Bireuen, Senin (9/3/2026).

 

Dana tersebut telah ditransfer langsung ke rekening kas desa, sebagai langkah awal untuk mempercepat pembangunan desa serta menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.

 

Bupati Bireuen dalam keterangannya menegaskan, pemerintah desa diminta segera merespons pencairan dana tersebut, terutama dalam menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada masyarakat yang berhak menerima.

 

Menurutnya, percepatan penyaluran BLT sangat penting karena saat ini masyarakat sedang mempersiapkan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

 

“Kami berharap pemerintah desa dapat memanfaatkan Dana Desa ini secara tepat sasaran dan transparan. Terlebih menjelang Lebaran Idul Fitri, penyaluran BLT kepada keluarga penerima manfaat agar segera direalisasikan sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Bireuen.

 

Selain untuk BLT, Dana Desa Tahap I juga diarahkan untuk berbagai program strategis desa, seperti pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, serta pembangunan infrastruktur prioritas sesuai dengan hasil musyawarah APBG desa yang telah disepakati bersama.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGPKB) Kabupaten Bireuen, Musni Syahputra, S.IP., M.Ec.Dev, menyampaikan bahwa proses penyaluran dana telah dilakukan secara sistematis melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

 

Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar seluruh pemerintah desa tetap menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran.

 

Pemerintah Kabupaten Bireuen juga menegaskan bahwa setiap perangkat desa harus berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga penggunaan Dana Desa benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

 

Dengan cairnya Dana Desa tahap pertama ini, diharapkan berbagai program pembangunan dan bantuan sosial di desa dapat segera berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya menjelang momentum Lebaran tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *