BGN Belum Beri Tanggapan, 346 Balita Dilaporkan Alami Gejala Usai Konsumsi MBG di Aceh

Rakyatmardeka.com | BIREUEN, ACEH — Rabu, (4-Maret – 2026) Dugaan insiden dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, terus menuai sorotan tajam.

 

Sebanyak 346 balita dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah usai menerima makanan dari program tersebut.

 

Program MBG berada di bawah tanggung jawab Badan Gizi Nasional (BGN) yang dipimpin Dadan Hindayana.

 

Di tengah desakan publik agar dilakukan investigasi total, pihak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada BGN. Upaya tersebut juga dilakukan melalui Staf Khusus Kepala BGN, Redy Hendra Gunawan.

 

Namun hingga berita ini diterbitkan pada Rabu, 4 Maret 2026, belum ada jawaban resmi dari pihak BGN.
Sikap bungkam ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

 

Publik kini menunggu langkah konkret: audit menyeluruh, uji laboratorium terhadap sampel makanan, serta transparansi hasil pemeriksaan kepada masyarakat.

 

Kasus ini bukan sekadar angka. Jika terbukti terjadi kelalaian, insiden ini menjadi alarm serius bagi sistem pengawasan program pangan anak di daerah.

 

Masyarakat menegaskan, keselamatan balita tidak boleh menjadi taruhan dalam program apa pun.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *