RakyatMardeka.com l- BIREUEN, 20 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Bireuen menyampaikan bahwa dana stimulan ekonomi dan bantuan isian perabotan rumah tangga tahap I bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor (hidrometeorologi) telah resmi disalurkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Bantuan tersebut diberikan kepada 4.759 Kepala Keluarga (KK) yang telah melalui proses verifikasi dan validasi tahap I. Setiap KK menerima Rp8 juta, dengan rincian Rp5 juta untuk stimulan ekonomi dan Rp3 juta untuk isian perabotan rumah tangga. Penyaluran dana dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Total anggaran yang dikucurkan pada tahap I mencapai Rp38.072.000.000, yang disalurkan kepada masyarakat di 14 kecamatan, yakni Gandapura, Jangka, Jeumpa, Juli, Kota Juang, Kuala, Kutablang, Makmur, Jeunib, Peudada, Peusangan, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, dan Samalanga.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, didampingi Kepala Dinas Sosial Bireuen, Ismunandar, pada Senin (20/4) di Pendopo Bireuen.
Pemerintah Kabupaten Bireuen menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana. Penerima manfaat akan dihubungi oleh PT Pos Indonesia melalui masing-masing kepala desa untuk proses pencairan.
Bantuan stimulan ini diperuntukkan bagi warga dengan status hunian rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat/hilang, berdasarkan hasil verifikasi dan validasi tahap I oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui BPBD di bawah koordinasi BNPB tengah mempersiapkan verifikasi tahap II, yang direncanakan berlangsung pada pekan ketiga April 2026, dengan target sebanyak 26.741 KK.
Masyarakat yang pada tahap I dinyatakan Tidak Memenuhi Kriteria (TMK) dan telah mengajukan sanggahan, akan kembali diverifikasi pada tahap II. Untuk menjamin akurasi data, pemilik rumah bersama aparatur desa diwajibkan hadir dan mendampingi petugas saat proses verifikasi berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Bireuen mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap kooperatif, menjaga ketertiban, serta memastikan seluruh data yang disampaikan sesuai kondisi riil di lapangan.
