Wakil Bupati Bireuen Buka Musrenbang RKPK 2027, Soroti Dampak Bencana dan Tekankan Pemulihan Ekonomi

Rakyat Merdeka.com BIREUEN — Wakil Bupati Bireuen, Razuardi, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Bireuen Tahun 2027. Kegiatan strategis ini digelar oleh Bappeda Bireuen di Ballroom Hotel Fajar Bireuen, Kamis (9 April 2026).

Dalam sambutannya, Razuardi menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting untuk menyusun arah pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, responsif, dan berpihak kepada masyarakat.

Ia secara khusus menyinggung kondisi terkini yang dihadapi sebagian masyarakat Bireuen akibat bencana yang melanda. Menurutnya, dampak yang dirasakan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan psikologis warga.

“Bagi masyarakat yang terdampak, ini bukan sekadar peristiwa alam. Ada rumah yang rusak, lahan pertanian yang gagal panen, aktivitas ekonomi yang terhenti, bahkan rasa cemas yang masih membayangi hingga hari ini,” ujar Razuardi dengan nada empati.

Ia menekankan bahwa pemerintah daerah harus hadir dengan langkah konkret dan terukur. Perencanaan pembangunan ke depan, kata dia, harus memprioritaskan pemulihan pascabencana, penguatan ketahanan ekonomi masyarakat, serta pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap risiko bencana.

Selain itu, Razuardi juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam proses perencanaan. Ia menilai, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Musrenbang ini harus menjadi ruang terbuka untuk menyerap aspirasi. Kita ingin setiap program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan,” tegasnya.

Kegiatan Musrenbang RKPK 2027 ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para kepala SKPK, tokoh masyarakat, akademisi, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program prioritas yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga pada pemerataan dan kesejahteraan masyarakat Bireuen secara menyeluruh.( Reza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *