
RakyatMardeka.com l- Bireuen, 13 April 2026 – Langkah nyata kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam membangkitkan potensi lokal. Wakil Bupati Bireuen, Ir. H. Razuardi, M.T., secara resmi membuka pelatihan menenun yang digelar di Ruang Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin (13/4).
Di tengah arus modernisasi yang kian menggerus identitas daerah, pelatihan ini hadir sebagai “alarm kebangkitan” untuk menyelamatkan warisan budaya sekaligus membuka jalan baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Bireuen Ny. Sadriah Mukhlis, unsur DPRK, jajaran SKPK, para camat, serta pengurus PKK dan Dekranasda. Kehadiran lintas sektor ini menjadi sinyal kuat bahwa pelestarian budaya bukan lagi sekadar wacana, tetapi gerakan bersama.
Peserta yang didominasi generasi muda dari berbagai kecamatan dibekali keterampilan lengkap—mulai dari teknik dasar menenun, penciptaan motif khas daerah, hingga strategi pemasaran modern agar mampu bersaing di pasar regional bahkan nasional.
Ketua Dekranasda, Ny. Sadriah Mukhlis, dalam pernyataannya menegaskan bahwa Bireuen tidak boleh terus berada dalam posisi minim produk budaya unggulan.
“Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi? Budaya tidak boleh hilang begitu saja. Harus kita hidupkan, kita kembangkan, dan kita wariskan,” tegasnya.
Ia juga mendorong setiap kecamatan untuk melahirkan inovasi serta memastikan seluruh pelaku UMKM terdata dan memiliki legalitas agar mampu naik kelas.
Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar seremoni, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan ekonomi daerah.
“Kita tidak ingin hanya jadi penonton. Dari Bireuen harus lahir perajin-perajin hebat yang mampu menciptakan produk bernilai tinggi dan berdaya saing,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak menyia-nyiakan kesempatan, serta terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri budaya lokal.
Pelatihan ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan industri tenun di Kabupaten Bireuen—dari sekadar warisan menjadi kekuatan ekonomi baru. Jika dikelola serius, bukan tidak mungkin tenun Bireuen akan menjadi identitas unggulan yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
