KANDAL PROYEK TEUPIN MANE? BARU DIKERJAKAN, PENAHAN SUNGAI SUDAH DUA KALI AMBRUK!

RakyatMerdeka.com | BIREUEN, 2 April 2026 — Aroma ketidakberesan mulai tercium dari proyek pembangunan penahan tebing sungai di kawasan Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Proyek yang seharusnya menjadi pelindung bagi masyarakat justru diduga dikerjakan asal jadi dan kini menjadi sorotan tajam publik.

Pantauan langsung di lokasi, Kamis (02/04), memperlihatkan dua alat berat masih beroperasi menyusun batu di pinggir sungai. Namun ironisnya, konstruksi yang dibangun terlihat rapuh, tidak solid, dan jauh dari kesan pekerjaan yang memenuhi standar teknis.

Lebih mengejutkan lagi, warga setempat mengungkap fakta mencengangkan: bangunan penahan tersebut sudah dua kali ambruk meski proyek belum rampung.

“Belum siap sudah roboh, bahkan sampai dua kali. Ini jelas tidak beres,” ungkap seorang warga dengan nada kesal.

Kondisi ini memicu dugaan kuat adanya kelalaian serius dalam pelaksanaan proyek, mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Alih-alih memberikan perlindungan dari ancaman arus sungai, proyek ini justru berpotensi menjadi sumber bencana baru bagi masyarakat sekitar.

Jika benar dikerjakan tanpa standar yang jelas, maka bukan hanya kualitas yang dipertaruhkan—melainkan juga anggaran negara yang terancam terbuang sia-sia.

Desakan publik pun kian menguat. Warga meminta instansi terkait dan aparat penegak hukum segera turun tangan untuk mengaudit proyek tersebut secara menyeluruh.

“Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak. Ini uang negara, harus jelas ke mana dan bagaimana digunakan,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait masih bungkam dan belum memberikan klarifikasi resmi. Sikap diam ini justru semakin memicu kecurigaan publik.

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari pemerintah. Jika dibiarkan, proyek ini tidak hanya menjadi simbol kegagalan pembangunan, tetapi juga potensi kerugian negara yang nyata.

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *