RakyatMardeka.com l- BIREUEN – Kecelakaan tabrakan beruntun dilaporkan terjadi di kawasan Titi Kutablang, Kabupaten Bireuen, Jumat (17/4/2026), diduga akibat antrean panjang kendaraan di jalur tersebut. Insiden ini kembali menyoroti lambannya penanganan perbaikan jembatan yang menjadi akses vital jalan nasional penghubung Medan – Banda Aceh.
Menurut informasi dari warga sekitar, antrean kendaraan mengular sejak pagi hingga siang hari karena arus lalu lintas harus bergantian melintas di titik jembatan yang masih dalam proses perbaikan. Kondisi padat merayap membuat sejumlah kendaraan tidak sempat mengerem saat antrean mendadak berhenti, sehingga terjadi tabrakan beruntun.
Titi Kutablang sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu. Namun hingga kini, proses perbaikan belum juga rampung, padahal jalur tersebut merupakan salah satu urat nadi transportasi nasional yang sangat penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Warga dan pengguna jalan mengaku resah dengan kondisi ini. Selain menyebabkan kemacetan panjang setiap hari, keterlambatan penyelesaian proyek juga dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang membahayakan keselamatan pengendara.
“Masyarakat berharap pemerintah pusat maupun instansi terkait segera mempercepat pembangunan jembatan ini. Jangan sampai terus memakan korban akibat antrean panjang dan kondisi jalan yang sempit,” ujar salah seorang warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait jumlah kendaraan yang terlibat maupun korban dalam kejadian tersebut. Namun masyarakat mendesak agar penanganan di lokasi segera dipercepat demi menghindari insiden serupa terulang kembali.
