RAKYAT MERDEKA| KEDIRI KOTA – Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi bersama Forkopimcam dan tiga pilar kelurahan se-Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi terkait pembentukan PAM Swakarsa, Minggu sore (31/8/2025), di Gedung Serbaguna Kecamatan Pesantren.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, Camat Pesantren Widiantoro, Kanit Intel Polsek Pesantren AKP Nurhidayat, Kanit Reskrim Iptu Aris P, Kanit Samapta AKP Sugito, Kanit Binmas AKP Budi Santoso, bhabinkamtibmas, lurah, dan para Babinsa di wilayah Kecamatan Pesantren.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi dalam arahannya meminta setiap kelurahan segera membentuk PAM Swakarsa sesuai arahan camat, dengan melibatkan tiga pilar. Ia menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga keamanan wilayah.
“ Kemarin, Sabtu malam (30/8) wilayah kita sempat didatangi pengunjuk rasa anarkis sebanyak enam kali. Berkat kerja sama masyarakat dan anggota Polsek, situasi dapat dikendalikan sehingga tidak terjadi kerusuhan,” ujar Kompol Siswandi, Minggu ( 31/08 )
Siswandi juga menyampaikan permohonan maaf kepada kelurahan karena kegiatan Bhabinkamtibmas yang tak maksimal. “ Saya perintahkan mereka, para Bhabinkamtibmas, untuk fokus mengamankan Mako Polsek,” katanya.
Pada kesempatan itu, Camat Pesantren Widiantoro mengungkapkan bahwa pembentukan PAM Swakarsa merupakan instruksi Wali Kota Kediri. Posko akan dibentuk di kecamatan, dengan melibatkan elemen masyarakat seperti organisasi kemasyarakatan. Ia juga meminta lurah untuk mengimbau warganya agar tidak terprovokasi terlibat dalam aksi demonstrasi yang berpotensi anarkis maupun penjarahan.
Menutup rapat, Kompol Siswandi kembali mengingatkan 15 kelurahan di Kecamatan Pesantren untuk segera membentuk PAM Swakarsa. “Semua wajib solid, jangan sampai kalah dengan pihak yang ingin berbuat anarkis. Jaga keamanan dan kondusivitas. Kita harus satu ikatan, guyub rukun,” tegasnya.
Rangkaian rapat koordinasi berlangsung tertib, lancar, dan aman. “ Keamanan dan kondusivitas wilayah hanya bisa berdiri tegak bila semua element bersatu dalam satu barisan,” pungkasnya.
Pewarta : Hernowo
Komentar