Rakyat Mardeka.com,Barru – Jika kesalahan seseorang sudah mulai tercium ke publik maka banyak langkah mereka lakukan agar kesalahan itu tertutupi.
Berkaitan dengan pemberitaan dugaan praktik pungli di pos Lantas Barru, kelihatannya sudah mulai bermunculan ingin jadi sok pahlawan kesiangan.
Tak hanya itu, penghapusan berita pun sudah mulai diminta dari Anggota Satlantas polres Barru.
Sebagaimana dengan hasil bukti Chat melalui pesan whatsapp, Kanit Patroli Polres Barru meminta agar berita yang dimuat di media dihapus,
“Hapus maki dulu ituee, symi kita lihat sdrku, krn adaka didlm lingkaran sat lantas ,” Tulisnya.
Berita Dugaan pungli di pos lantas Polres Barru itu sudah dimuat dari beberapa media.
Bahkan KBP Karsiman Dirlantas Polda Sulawesi Selatan sudah memberikan pernyataannya kepada media, jika ia akan menertibkan hal semacam tersebut,
“Terimakasih informasinya mas,InsyaAllah kami tertibkan hal2 semacam itu,” Tulisnya.
Namun permintaan penghapusan berita tersebut, justru mengarah pada pembungkaman terhadap pekerja pers.
Kalau memang tidak terjadi Dugaan praktik pungli di Pos lalulintas Polres Barru kenapa mesti takut, dan kenapa ada bahasa permintaan penghapusan berita.
Tindakan yang melanggar hukum itu tentu kita dukung bersama, agar wilayah kita bebas praktik pungli.
Dengan kejadian tersebut, tentu publik berharap langkah kongkrit dan keseriusan dari Polda Sulawesi Selatan untuk memberantas Dugaan praktik pungli di pos lalulintas polres Barru itu.
Kejadian tentu menimbulkan spekulatif yang ada, dan secara logika berfikir seorang pimpinan tidak mungkin tidak tahu kinerja anggotanya dibawah.
Publik juga mendesak Kapolri Jenderal Listio Sigit Prabowo segera memerintahkan Kapolda Sulawesi Selatan segera periksa Kasat Lantas Polres Barru, AKP Dayu Ari.
Baru-baru terpampang sejumlah sepanduk dengan bertuliskan “Polri Untuk masyarakat”.
Pertanyaannya masyarakat yang mana untuk Polri, bukankan sopir yang terkesan dipalak yang dihidup dijalan mempertaruhkan jiwa dan raganya mencari sesua nasib demi untuk menghidupi keluarganya.
Semestinya Aggota polri memikirkan itu semua, jangan malah terkesan Anggota satlantas yang bertugas dilapangan mencari kesalahan para sopir.
Namun jika masih ada segelintir oknum yang melakukan dugaan tindakan pungli, maka dipastikan Institusi Polri akan hilang kepercayaan kepada masyarakat dan di pastikan akan rusak.
Komentar